Peluang Karir Fisioterapi Luas? Yuk Cari Tahu
Fisioterapi bertugas dalam mengembalikan fungsi dan gerak tubuh seseorang akibat cidera atau gangguan lainnya. Peluang karir fisioterapi juga terbuka lebar di berbagai instansi baik swasta maupun pemerintah. Namun sayangnya, program studi fisioterapi di Indonesia masih belum banyak di temukan di Perguruan Tinggi Indonesia. Padahal kebutuhan fisioterapi di kalangan masyarakat cukup banyak.
Menurut data Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), hingga saat ini terdaftar sebanyak 16 - 17 ribu fisioterapis di Indonesia, jumlah ini dikatakan masih sangat kurang. Menurut data IFI, jumlah ideal fisioterapi di Indonesia mencapai 35 - 40 ribu orang hingga tahun 2025. Yang artinya masih membutuhkan tambahan sekitar 25 ribu fisioterapis untuk mencapai angka yang ideal.
Jenjang Pendidikan Fisioterapi
Jenjang pendidikan Fisioterapi di Indonesia memiliki banyak jenis, mulai dari D3, D4 hingga S1. Lulusan S1 Fisioterapi akan mendapatkan gelar S.Ft (Sarjana Fisioterapi), dan untuk D4 Fisioterapi diberikan gelar S.Tr.Ft (Sarjana Terapan Fisioterapi), sementara D3 Fisioterapi mendapatkan gelar A.Md.Ft (Ahli Madya Fisioterapi).
Agar bisa praktik sebagai fisioterapis, kita harus mengikuti program profesi dan mengikuti ujian kompetensi agar mendapatkan STR (Surat Tanda Registrasi). Selanjutnya jika ingin melakukan praktik mandiri harus memiliki SIP (Surat Izin Praktik) yang didapatkan dengan menyelesaikan pendidikan S1 + Profesi.
Spesialisasi Fisioterapi
Sama dengan dokter, fisioterapi memiliki spesialisasi atau bidang kompetensi yang dipelajari, seperti :
- Fisioterapi Pediatri (bayi - remaja)
- Fisioterapi Neuromuskular (sistem saraf)
- Fisioterapi Muskuloskeletal (otot dan tulang)
- Fisioterapi Kardiovaskuler & Kardiopulmonal (jantung dan paru-paru)
- Fisioterapi Olahraga
- Fisioterapi Kesehatan Wanita
- Fisioterapi Geriatri (lanjut usia)
Mata Kuliah Jurusan Fisioterapi
Jurusan Fisioterapi akan banyak belajar tentang metode penyembuhan bagian tubuh yang bermasalah secara manual dengan gerak maupun dengan bantuan alat. Berikut adalah gambaran kurikulum jurusan S1 Fisioterapi di Universitas Muhammadiyah Surabaya dari semester 1 - 8 yang terdiri dari teori dan praktik.
Peluang Karir Fisioterapi
Salah satu hal penting yang diperhatikan saat memilih jurusan kuliah yaitu peluang karir di masa depan. Pada umumnya fisioterapis bekerja di Rumah sakit atau klinik mandiri, tapi nyatanya banyak juga kita temukan fisioterapis bekerja di klub olahraga, pusat kebugaran, home care, dan masih banyak lagi.
Untuk praktik fisioterapi mandiri hanya boleh dilakukan oleh fisioterapis profesi atau spesialis. Sedangkan lulusan D3 dan D4 hanya dapat bekerja di fasilitas kesehatan dibawah pengawasan fisioterapis profesi.
Kampus dengan Jurusan Fisioterapi
Tertarik untuk masuk di jurusan ini? yuk cari tahu kampus apa aja yang ada jurusan fisioterapi..
Perguruan Tinggi Negri (PTN) :
- Universitas Indonesia
- Universitas Hasanudin
- Universitas Udayana
- Universitas Airlangga
- Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ)
- Universitas Negri Surabaya (UNESA)
- Poltekes Kemenkes Surakarta
Perguruan Tinggi Swasta (PTS) :
- Universitas Esa Unggul
- Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Universitas Muhammadiyah Surabaya
- Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
- Universitas Muhammadiyah Lamongan
- Universitas Bali Internasional
- Universitas Dhyana Pura Bali
- Universitas Kristen Indonesia (UKI)
- Universitas Aisyiah Yogyakarta
- Institut Teknologi dan Sains Kesehatan RS Dr. Soepraoen Malang
- Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
- Universitas Anwar Medika Sidoarjo









Komentar
Posting Komentar